Total Pengunjung Blog

Followers

Popular Posts

Sunday, May 24, 2009
Mau promosi nech...buat anda yang punya event tapi bingung cari pesulap!!!Buat anda yang di Yogyakarta dan sekitarnya*. ato pengen kursus sulap kilat , dijamin bisa!!!
Hubungi Kadir risqiano 081578893950
ato email kadircinta@yahoo.com
sudah berpengalaman kerja belasan taun
Materi kursus sulap kilat:
-Permainan bengkok sendok
-Permainan uang
-permainan kartu
-Koin
-Karet
-Tali
-prediksi
-dan lain - lain yang menarik lagi


Pentas Sulap :
-sulap humor
-sulap badut anak - anak
-jarak dekat (close up magic)
-sulap panggung
-merangkai balon
-dan lain - lain

*NB: Luar kota transport +akomodasi+konsumsi ditanggung penyelenggara

Jual Alat SUlap :
-Pen thruu anything
-Uang pindah (bill switch)
-tose to rose
-helicopter card (kartu terbang)
-tutup botol masuk botol
-ITR rope
-anti gravity
-sendok bengkok sendiri
-flash paper (kertas kilat)
-magic book (buku kosong muncul gambar)
-svengali card
-dan lain - lain.......
Thursday, May 21, 2009
Klo kamu ngerasa bodoh n tumpul...jangan menyerah dulu...kamu masih ada kesempatan buat menjadi juara meskipun kamu g pinter n cerdas...Inget aja klo bahan kuliah/pelajaran yang diberikan buat semua orang dalam 1 kelas adalah sama, tinggal kita yang harus meluangkan waktu lebih buat mempelajarinya....

Seorang pakar psikologi di bidang pendidikan, Bob Nelson memiliki triks sistem belajar yang cukup efektif. Dalam bukunya yang berjudul The Complette Problem Solving, beliau memperkenalkan dengan nama MURDER, yang dimaksud disini bukan artinya Seorang Pembunuh, tetapi sebuag singkatan yakni Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review.

1. Mood -Suasana hati.

Dalam belajar upayakan suasana yang menyenangkan, suasana hatipun akan terdorong menjadi senang untuk belajar.

1. Understand - Pemahaman.

Hal hal yang tidak mudah atau sulit dipahami hendaknya diberi tanda seperti garis bawah atau diberi warna seperti stabilo.

1. Recall - Pengulangan

Hendaknya setelah belajar dalam satu tahap /sebagian maka sebaiknya diulang sekali lagi lalu melanjutnya ke bagian lainnya.

1. Digest - Menelaah.

Setiap usai mempelajari sesuatu bagian maka perlu melakukan telaah seperti mengajak diskusi dengan teman teman atau dengan orang yang dianggap lebih senior, ini akan membantu dalam peningkatan pemahaman terhadap sesuatu.

1. Expand - Pengembangan.

Menanyakan pada diri sendiri apakah sesuatu yang diperlajari itu benar benar bisa menarik dan mudah dipahami

1. Review - Mempelajari kembali

Mempelajari kembali pelajaran yang sudah dipelajari itu hingga sudah paham dan menguasai.



Nah, selamat mencoba yang jelas tidak ada kata terlambat untu belajar, oke.....?

Aug 6, '08 9:38 PM


Pastikan anda mengetahui kebutuhan dari audiens anda. Kuasai materi presentasi anda. Bicaralah dengan terurut dan selalu melatih cara bicara anda dirumah didepan cermin. Tidak ada salahnya anda mencoba untuk merekam presentasi anda dalam tape maupun handycam untuk mempelajarinya sehingga memperbaiki cara presentasi anda.


TIPS UNTUK BERPRESENTASI Aug 6, '08 9:38 PM
for everyone

Pastikan anda mengetahui kebutuhan dari audiens anda. Kuasai materi presentasi anda. Bicaralah dengan terurut dan selalu melatih cara bicara anda dirumah didepan cermin. Tidak ada salahnya anda mencoba untuk merekam presentasi anda dalam tape maupun handycam untuk mempelajarinya sehingga memperbaiki cara presentasi anda.

Ketika anda berbicara didepan audiens, maka anda menjadi aktor diatas panggung. Bagaimana anda penampilan karakter anda menjadi sangat penting. Berpakaianlah sesuai dengan situasi yang anda hadapin. Munculkan kesan antusias, ramah, tenang, percaya diri dan jangan terlihat sombong. Usahakan serileks mungkin walaupun anda nervous. Berbicaralah dengan ritme yang tepat, jelas dan tunjukan bahwa anda menjiwai topik yang anda bawakan. Tidak ada salahnya anda memastikan bahwa audiens yang berada pada posisi yang terjauh dari anda dapat mendengar suara anda dengan jelas. Variasikan suara nada dan dramatisasikan apabila diperlukan.

Bahasa tubuh menjadi sangat penting. Cara anda berdiri, berjalan ataupun bergerak harus disesuaikan dengan gesture tangan dan ekspressi wajah. Apalagi jika anda melakukan presentasi dengan membaca teks bahasa tubuh menjadi lebih penting lagi. Jika memungkinkan hindari cara presentasi dengan membaca teks, tidak ada salahnya anda menggunakan perlengkapan power point. Usahakan hindari presentasi dengan text yang panjang dan audiens “dipaksa” untuk membacanya.

Berbicaralah dengan penuh keyakinan terhadap yang apa yang anda bicarakan. Pengaruhilah audiens anda secara efektif. Hindari membaca dari catatan, jika anda melakukan kesalahan, perbaiki dan segera lanjutkan. Tidak dianjurkan bagi anda untuk memohon maaf atas kesalahan tadi. Tatap mata audiens semua audiens anda, anda dapat menggunakan metode 3 detik untuk menatap audiens anda untuk memastikan audiens anda memperhatikan anda dengan seksama. Sapalah audiens anda, dengarkan pertanyaan mereka, responslah reaksi mereka, sesuaikan dan adaptasi adalah kata kunci. Ingat komunikasi adalah kunci dalam komunikasi

Gunakan teknik ”pause”, teknik ini penting untuk audiens dan juga kamu untuk merefleksikan dan berfikir terhadap apa yang telah disampaikan. Jangan biarkan anda membiarkan presentasi berjalan begitu cepat sehingga tidak dapat diikuti audiens. Gunakan humor jika dimungkinkan, kadangkala teknik ini bermanfaat untuk menjaga audiens tetap fokus pada saat presentasi.

Terakhir jangan lupa untuk menyampaikan presentasi secara terurut mulai dari pengenalan, fokus presentasi dan konklusi. Selamat berpresentasi.

(disadur dari berbagai sumber)

Saturday, May 9, 2009
Gimana caranya? gini nich!!!tanyakan pas temen - temen pada ngumpul bareng - bareng...gini cara tanyanya...

kita pura - pura tanya: “Kalian tau nggak tanda-tanda orang yang suka melakukan onani?”.
Temen-temen yang kebetulan sedang ngerubung sebagian menggeleng tanda kebingungan, dan sebagian lagi menjawab “Dengkulnya kopong men!”. Yang lain lagi cuma nyengir kuda.
lalu kita jawab : “Biasanya orang yang suka melakukan onani, kalau diperhatikan telapak tangannya, tumbuh bulu-bulu halus yang nyaris tanpa warna. Tergantung intensitas onani yang dilakukan. Semakin sering orang tersebut melakukannya maka bulu-bulu itu semakin tampak dan jelas.” Kok nganeh ya??? Nah, sekarang sebelum tahu kenapa hal itu bisa terjadi, buktikan sendiri dech !!!!. Lihat telapak tangan kamu secara detail, ajaib banget loch!!!


lalu setelah itu maka kamu bisa menebak temenmu yang mana yang sering onani...

“Ha..ha..ha… ternyata kamu, kamu, kamu, kamu adalah orang yang suka melakukan onani!”

“Sembarangan loe, gimana elo bisa tau, kalo kita-kita ini suka melakukan onani?” teriak salah seorang dari mereka, sewot.

“Loch, buktinya kalian memperhatikan telapak tangan kalian! Gimana bisa telapak tangan tumbuh bulu, monyet aja gak tumbuh, yang boten-boten aja! Ha..ha..ha…”, tawanya semakin keras.

“Kurang ajar loe! Dasar Gemblung! Sontoloyo! Dableg!”, teriak yang lain
Tuesday, May 5, 2009
Pernahkah anda, menyesali tidur anda??padahal rencana sebelum tidur sudah anda buat tapi gara - gara tidur yang terlalu lama sehingga menggagalkan rencana anda seharian penuh...
untuk itu butuh tehnik - tehnik tertentu dalam menyusun rencana...mau tau?bagaimana caranya....


Pernahkah anda, menyesali tidur anda??padahal rencana sebelum tidur sudah anda buat tapi gara - gara tidur yang terlalu lama sehingga menggagalkan rencana anda seharian penuh...
untuk itu butuh tehnik - tehnik tertentu dalam menyusun rencana.

1. Menyusun Rencana

Ada ungkapan yang mengatakan ”If you fail to plan, you plan to fail”. Apabila Anda menjalani hari Anda tanpa ada gambaran apa yang harus dikerjakan dan bagaimana cara mengerjakannya, Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu Anda bertanya ”Apa yang harus saya kerjakan sekarang ya?”. Rencana memberikan peta apa yang ada dihadapan Anda hari itu. Alokasikan sedikit waktu untuk menyusun rencana sehingga Anda bisa mengelompokkan tugas-tugas yang sesuai dan memberikan prioritas serta waktu pengerjaannya.

Susunlah rencana di pagi hari atau hari sebelumnya. Anda bisa mulai dari catatan kecil saja atau bahkan menyusunnya di kepala untuk sekedar memberikan sinyal kepada otak mengenai apa yang harus Anda selesaikan hari itu.

Gunakan strategi yang cerdas dalam menyusun rencana. Kapan biasanya Anda merasa energi Anda tinggi, baik mental maupun fisik? Buat saya biasanya waktu antara jam 10:00 sampai 12:00 adalah saat dimana saya sedang ”on fire”. Disaat itu saya manfaatkan untuk memulai atau menyelesaikan tugas-tugas dengan prioritas tinggi. Waktu yang tersisa biasanya saya gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan dengan prioritas lebih rendah.

Rencana tidak bersifat kaku dan selalu terbuka untuk adjustment kapanpun. Jangan lupa untuk menyisipkan waktu untuk istirahat. Pada prinsipnya, Anda melakukan manajemen diri untuk Anda sendiri. Belajar mengelola waktu adalah latihan yang bagus untuk disiplin diri.

2. Fokus

Seringkali dalam bekerja kita membiarkan diri kita larut dalam beberapa pekerjaan sekaligus, istilahnya multi-tasking. Mungkin Anda mencoba menyenangkan boss Anda dengan mengiyakan semua permintaannya, tapi tanpa Anda sadari sebenarnya Anda justru membebani diri Anda dengan stress dan belum tentu juga apa yang Anda kerjaan akan berkualitas bagus.

Mengerjakan dua hal pada saat bersamaan bukan saja membagi perhatian Anda tetapi juga membuat Anda kurang fokus yang akibatnya butuh waktu lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Fokus dalam bekerja membuat kita lebih produktif dan mengurangi beban stress. Buat skala prioritas apabila Anda harus menyelesaikan beberapa pekerjaan dalam kurun waktu yang bersamaan.

3. Cara lainnya :

* Pikirkan hal-hal yang menjadi keinginan besar. Misalnya dalam semester ini. Kita ingin mengembangkan hobi fotografi dengan praktik langsung di luar kota, ingin masuk ke kepanitiaan Natal, ingin ikut bimbingan belajar, ingin kursus bahasa Inggris, dan lain-lain.

* Pikirkan hal yang menjadi program bulanan. Misalnya kita sebagai pengurus harus mencari pembicara tamu untuk persekutuan sekali sebulan. Kita harus berenang minimal sekali sebulan. Kita perlu liburan sekali sebulan, dan lain-lain. Buatlah evaluasi dan rencana setiap bulan.

* Pikirkan yang menjadi rutinitas mingguan
Misalnya kita harus belajar materi pelajaran, ulangan, ke persekutuan, harus senam, harus membersihkan kamar mandi seminggu sekali.

* Tuangkan agenda kita ini dalam kalender tahunan
Itu lo, kalender yang tiap kolomnya ada tempat khusus untuk mencatat. Catatlah kegiatan yang sudah pasti. Kita akan melihat bagian-bagian mana yang sudah padat dan banyak menghabiskan energi, serta membuat kita stres. Kita juga bisa melihat kapan saja punya waktu lowong.

* Lakukan dengan fleksibel
Hidup kita ini dinamis. Jadi bila memang ada hal yang lebih penting, kita harus fleksibel. Misalnya jika untuk belajar rasanya sudah jenuh banget, maka kita bisa melakukan aktivitas yang membuat kita segar. Misalnya kalau waktunya pendek, kita bisa berenang sebentar. Atau kalau punya waktu sehari, bisa saja kita berlibur dulu. Namun dengan catatan, apa yang sudah menjadi rencana harus tetap dilaksanakan. Begitu juga kalau tiba saat jatahnya bimbingan belajar, di sekolah kita ada tamu siswa asing. Jangan tinggalkan kesempatan emas untuk berbagi pengalaman dengan siswa asing ini. Bolos bimbingan belajar sekali tidak apa-apa. Yang penting kita harus menebusnya dengan menguasai materi bimbingan.