Total Pengunjung Blog

Followers

Popular Posts

Tuesday, September 21, 2010

Penggunaan antibiotiksemakin populer ditengah – tengah kita, padahal keberbahayaannya (secara pelan – pelan di tutup – tutup pi oleh pihak – pihak yang berkepentingan, ex mafia kesehatan). Maka aku merasa terpanggil untuk mempublikasikan keberbahanyaan suatu obat yang namanya antibiotik.

Oke teman – teman, mulai!!!

 

Antibiotik menurut difinisi singkat adalah obat yang digunakan untuk membunuh bakteri maupun menghambat laju pertumbuhan bakteri.

Obat – obat ini sering di resepkan oleh dokter untuk mengobati segala macam penyakit yang diakibatkan bakteri. Padahal, banyak sekali penyakit yang ditimbulkan bakteri merupakan penyakit yang sepele, seperti radang tenggorokan.

Memang!!! manjur dan cepat sekali berefek. Padahal ada efek yang sangat berbahaya pada obat – obat seperti ini, yakni resistensi bakteri yang berakibat dengan tidak mempannya obat pada penggunaan kedua maupun selanjutnya. (jika dosis dan aturan tidak di tepati, ex diminum ampe habis, tertib waktu minumny)

disini saya akan membahas bagaimana resistensi bakteri terhadap antibiotik bekerja.

Bakteri merupakan salah satu makluk  yang diciptakan Allah paling kuat daya hidupnya (meskipun usianya pendek). Allah menunjukkan kekuasaannya dengan memberikan bakteri alat  bertahan hidup, dengan cara, mudah sekali beradaptasi terhadap lingkungan yang tidak menguntungkan bakteri (baca Berbahaya). Dalam bahasa Ilmiahnya, alat tersebut disebut plasmid, yakni suatu DNA sirkuler yang mampu bermutasi pada urutan basa nukleotidanya. AKibat mutasi tersebut , berpengaruh terhadap sintesis protein/enzim yang dimiliki oleh bakteri. Perubahan bentuk enzim/protein ini biasanya di picu oleh ketidak menguntungkannya lingkungan (baik lingkungan merusak/membunuhmaupun menghambat pertumbuhan) sehingga bakteri harus membuat dirinya enjoy dengan lingkungan itu atau dia akan mati. Salah satu faktor dari lingkungan tersebut adalah antibiotik. Mekanisme kerja antibiotik seperti merusak dinding sel bakteri, menghambat enzim pembentukan protein , dan lain sebagainya merupakan pengganggu kehidupan bakteri).

Oleh karena itu, bakteri diciptakan ALlah agar mempunyai suatu sistem dimana dia akan mempelajari kondisi lingkungan dan mengubahnya dalam bentuk kode lalu diingat – ingatnya (dalam artian mutasi), diekspresikan melalui perubahan urutan basa nukleotida pada plasmid. Hebatnya lagi, plasmid ini diturunkan kepada anak , cucu ,cicit, dan cocotnya.

akibat dari itu , bakteri akan memiliki enzim baru maupun enzym modifikasi yang dapat :

 

image 1. merusak antibiotik ketika antibiotik masuk ke dalam cell bakteri

2. menempel di antibiotik sehingga merubah konformasi/bentuk dari antibiotik. berakibat antibiotik tidak aktif

3. (paling keren), ketika antibiotik masuk, maka akan di keluarkan lagi oleh enzim – enzym melalui pompa efflux sebelum antibiotik berefek pada cell bakteri.

 

Apabila bakteri sudah resisten, maka sakit tidak akan sembuh – sembuh.

 

Demikian uraian singkat mengenai antibiotik dan keberbahayaannya, saran saya apabila anda sakit, namun  masih dalam kondisi ringan, mintalah kepada dokter vitamin (saja), maupun obat yang bukan antibiotik, karena pada dasarnya ketahanan tubuh kita (sistem imun)  secara alamiah juga akan bekerja melawan bakteri tersebut. Sistem imun akan bekerja optimal jika  kebutuhan gizi dan istirahat kita tercukupi. so..klo sakit, beristirahatlah dan maem yang banyak..