Total Pengunjung Blog

Blog Archive

Followers

Popular Posts

Thursday, September 8, 2011

image Instalasi pengolahan limbah (IPAL) atau Waste Water Treatment Plant (WWTP) merupakan pengolahan limbah agar industri farmasi tidak menjadi pengganggu kesehatan serta ikut sama – sama menjaga kebersihan lingkungan hidup. 

Limbah yang di olah dengan sistem aerob ini biasanya adalah limbah cair non B3 (bahan berbahaya dan Beracun) yang berasal dari gedung produksi. Limbah didapatjuga dari debu – debu yang dihisap dan ditampung dalam dust collector juga dialirkan ke saluran IPAL setelah disemprot dengan air (Water Spray System).

 

Berikut adalah tahapan pengolahan air limbah dengan sistem Aerob :

image1. Tahap pertama Limbah dikumpulkan untuk melalui tahap Presedimentation. Limbah Cairan di endapkan padatannya yang tersuspensi/teremulsi. Terkadang terdapat kurang lebih tiga kolam presedimentation.

2. Karena kita nanti akan menggunakan bakteri Aerob dan bakteri aerob akan kaget apabila kondisi yang dimakan berbeda – beda setiap limbah yang datang berbeda, sehingga berakibat ke tidak optimalnya bakteri aerob mendegradasi limbah, maka limbah cair yang telah melalui tahap presedimentation tadi di masukan ke tahap yang kedua, yakni Equalisasi. Tujuan tahap ini untuk menyetarakan beban BOD, COD sehingga mikroorganisme tidak bingung, karena mikroorganisme tidak bisa merusak chemical klo keadaan limbah berbeda – beda.

3. Tahap selanjutnya adalah Contact Aerasi. Di sini limbah mulai dimakan oleh bakteri. Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 7 Hari dengan tanda nanti ada bakteri dan air yang sudah terpisah. pabila sudah terpisah, bakteri yang telah bekerja di pompa masuk ke tempat stabilation. Tempat stabilation ini menjadikan bakteri untuk beristirahat terlebih dahulu.

4. Air yang telah melalui tahap aerasi, menuju penjernihan (Clarifier). Di sini dipisahkan antara padatan yang masih tersuspensi di air. Suspensi dikeringkan di sludge drying Bed, dan air yang jernih di bawa ke Kolam Carbon Filter  yang gradenya keras . Untuk mengeluarkan air, maka sebelum di buang ke sungai, masuk ke kolam ikan nilai terlebih dahulu.

 

Kualitas air limbah di pantau dengan pengukuran kadar nitrogen, kadar fenol, pH, Chemical Oxygen Demand (COD), Biological Oxygen Demand (BOD), dan Total Suspended Solid (TSS). Jika kualitas air hasil pengolahan limbah tersebut telah memenuhi syarat, maka air tersebut dialirkan kesungai.

Monitoring keberhasilan pengolahan limbah dilakukan pada tahap – tahap berikut :

1. Sebelm masuk aerasi, kita ukur BOD/COD. sesuai dengan yang kita harapkan belum

2. decanter Aeration dengan pemisahan Volume air/ Volume endapan mikroba = 60/40. Apabila kurang dari jumlah ini artinya bakterinya kurang, namun apabila lebih maka bakteri terlalu banyak. Maka bakteri perlu dikendalikan.

3. Monitoring pH, COD, dan BOD di kolam ikan. pH harus 6-7, BOD ……., COD……..

 

sumber bagus untuk bacaan :

http://coolingtower-design.com/tag/wastewater-treatment-plant/

10 comments:

windevil said...

Jika pengolahan aerob lebih efektif untuk limbah non B3 (karena memanfaatkan bakteri), berarti pengolahan untuk limbah B3 apakah bisa dengan metode anaerob ???, dan apakah pengolahan aerob bisa di combine dengan pengolahan anaerob ??...terakhir, saya punya masalah dengan limbah yang mengandung oli bekas dan bahan kimia bersifat basa, metode pengolahan seperti apa yang kira2 sesuai diterapkan ??...terimakasih

windevil said...

tambah pertanyaan,hasil pengolahan limbah yang boleh dibuang ke badan air harus memiliki pH mendekati netral, apa efeknya bila hasilnya masih asam ???, dan bagaimana juga bila hasilnya masih basa ???

Anonymous said...

di setiap kolam kan ada material material yang di letakkan di dalamnya seperti ada filler dan lain lain yang saya belum tau,,
yang saya tanyakan,,
material material apa saja yang ada di dalam bak bak penampungan tersebut jika saya ingin membangun system IPAL tsb,,dan fungsi dari material material tersebut pada saat operation, dan kalo boleh bisa gak di kirim kan disign yang sederhana untuk membangun IPAL tersebut,,,
terima kasih

MM66 said...

Terima kasih atas infornya yang bermanfaat

diet detox 7 hari said...

Terimakasih atas informasinya :) semoga sukses slalu .. Ditunggu informasi menarik selanjutnya :) senang berkunjung ke website anda, terimakasih. sekali lagi thanks.

Anindya Putri Prabowo said...

thanks for infonya,,,,,

fivdika heiden said...

ass wr wb
seiring perkembangan industri yang kian meningkat di indoensia. terutama dalam pembangunan Rumah Sakit, Hotel dan Pabrik Pabrik terutama Pabrik Textil, Tidak Menutup Kemungkinan dapat meningkatkan pencemaran lingkungan yang di akibatkan air limbah dari institusi tersebut. untuk mengurangi dampak tersebut kami PT. BANYU BIRU BERKAH SEJATI menyediakan jasa konsultasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)
Hubungi kami disini http://banyubiruberkahsejati.co.id/

Fivdika Heiden said...

artikelnya sangat bermanfaat, informasi yang disampaikan sangat jelas dan mudah di pahami. kebutulan kami pun membahas  Instalasi Pengolahan Air Limbah dan merupkan Konsultan Ipal . kunjungin web kami disini

Asep Muhammadn said...

artikel nya sangat membantu, kebutulan kami juga membahas mengenai pengolahan air limbah atau Ipal Rumah Sakit, dan kami merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konsultan ipal, hubungi kami disini

Tommy said...


POLY ALUMUNIUM CHLORIDE LIQUID (P.A.C)
Poly Alumunium Chloride juga di gunakan sebagai flokulan dalam air dan limbah proses pengolahan air untuk menghilangkan bahan organik terlarut dan partikel koloid hadir dalam suspensi.
Aplikasi :
- Pengolahan air untuk menghilangkan padatan kekeruhan dan kontaminasi lain seperti bahan organik alami dari air permukaan.
PAC - Poly Aluminium Chloride Cair / Liquid Konsentrasi 5%
*Untuk Quantity Besar dan Rutin Inbox saja untuk penyesuaian harga dan ekspedisi pengiriman*

Koagulan - Chemical Tretament - Yang Efektif mereduksi beban cemaran air bersih maupun air limbah Dan mampu menjernihkan air limbah yang keruh maupun berwarna pekat secara signifikan

PAC adalah produk yang umum digunakan pada teknik pengolahan air limbah maupun air bersih dengan prinsip pengolahan secara kimia mendestabilisasi ion-ion pada air membentuk flok ,mengendapkan dan mengikat senyawa organik, anorganik dan logam pada air sehingga menurunkan nilai cemaran COD, BOD, TSS, TDS dll

cocok digunakan pada sistem pengolahan air bersih dan air limbah industri maupun domestik
lebih efektif mereduksi beban cemaran dibanding koagulan lainnya tawas, feri clorid dll

Cara pakai:
Larutkan PAC powder dgn air, dgn konsentasi 1-10% atau 1-10 gram dilarutkan dlm 100ml air, tambahkan pada air yang akan diolah dan aduk hingga terbentuk flok dan diamkan hingga flok yang terbentuk mengendap ke dasar bak

Kenapa beli produk kami?
Karena kami berpengalaman dan didukung tenaga profesional dalam menangani pengolahan air limbah domestik hingga industri besar.
Kami tidak hanya menjual produk namun membantu konsumen menyelesaikan masalah yg terjadi di sistem pengolahan air limbah.
Kami dapat Membantu Jasa konsultasi dan optimalisasi IPAL serta pengelolaan lingkungan yang berkaitan masalah Limbah, Limbah B3, Kajian, Perijinan Lingkungan dll.

Menerima Jasa Pembuatan Desain dan Optimalisasi IPAL agar optimal dalam menurunkan nilai COD, BOD, TSS, TDS dan Warna tentunya dengan harga termurah dan dikerjakan oleh tenaga profesional yang berpengalaman menangani industri-industri besar
UNTUK INFORMASI
Bisa hubungi:TOMMY.K (081310849918)