Total Pengunjung Blog

Followers

Popular Posts

Saturday, June 12, 2010

Dikira, hujan menangis sedih malam ini, Engkau yang sok tahu!!!Lha wong hujan menangis terharu kok, melihat ada kebahagian malam ini.Terselipkan kata terima kasih bagi pembuat kebahagiaan malam ini….12 Juni 2010…22.30

Terselip sebuah cerita tentang dunia baru, ya!! dunia baru yang aku miliki. Dunia ini tercipta dari pondasi yang kuat, dari pondasi kesabaran dan keiklasan yang aku perjuangkan selama ini. Menjaga sebentuk hati agar tidak meledak – ledak karena emosi. Dikira, dunia baruku ini akan menjadi duniaku dimana aku akan selalu terjatuh, hancur dan terhina sebagai kalangan terbuang karena aku seorang “bekas”, seorang bekas yang baru bebas, tersendiri, terkucil.

Di kira!!!!!engkau ternyata salah mengira – ngira…

Allah kirimi aku malaikat kecil, tidak seperti recto versonya dewi lestari, malaikat itu hanya mengetahui siapa yang kan jadi pemenangnya, Allah kirimi aku malaikat kecil yang membuat dunia baruku menjadi sebuah dunia baru yang benar – benar aku miliki. Dia menebarkan bau lanvlin, memarfumi diriku, tidak hanya wangi dihidungku, namun juga wangi dalam setiap aura bentukku, indah sekali.

Malaikat kecil itu membawa sebuah keceriaan bagi diriku, bagi segala hidupku, dan menemani hari – hariku, dikiranya dia datang hanya berperan sebagai teman di hari – hariku, ENgkau salah lagi!!!Engkau sok tahu!!!lha wong aku juga ingin sekali menjadi teman di hari – harinya juga, karena aku yakin, malaikat kecil itu butuh orang seperti aku, untuk membuat nya tersenyum bebas, bahagia. Terkadang aku juga ingin membuat malaikat itu memajukan bibirnya, tanda dia sudah salting, lucu…hihihi…

Semenjak Allah mengirimi aku malaikat kecil, aku tak lagi mengingat, siapa aku didunia lamaku, tapi yang selalu aku ingat, harus jadi seperti apa, aku didunia baruku. Hai malaikat kecil, seandainya aku bisa berbicara denganmu, pertama kali yang aku lakukan aku akan menatap tajam matamu (seandainya engkau memiliki mata), dan sambil menatap matamu akan aku ucapkan “ingin menjadikan aku seperti apa, dengan semangat yang kau berikan kepadaku? Bolehkah aku juga menjadi penyemangat dan menjadikan dirimu sebagai diri yang kamu inginkan?”. masih menatapnya, dan ku sedikit memaksa malaikat kecil itu “jawablah!!, please..!agar aku lebih yakin tentang hidupku masa depan”.

Malam ini, dengan rintik hujan itu, aku bersama malaikat kecil itu, dalam  angan, membelah tangisan haru. Ada kencan untuk menemui kebagian disana. Langit Gelap, hanya ditemani keajaiban dari Allah, kenapa kok bisa air turun dari atas, padahal tidak ada yang mengguyurnya!!, tapi keajaiban yang sesungguhnya langit udah berhenti menangis saat aku mulai melaju. Tertawa tiba – tiba malaikat kecil itu, khas sekali, ngejek aku, ireng….hahaha…….

Perut keronconganku membuat malam ini kenyang dengan angin, usai melihat kenangan masa lalu, dimana anak kecil (itu aku) selalu merasa takut, akan ketidaknyamanan karena si pengganggu, aku memutuskan makan. Ternyata malaikat kecil itu juga kelaparan, hihihi…malaikat kok bisa lapar!!, pekok!!!. “Isi mesiu perut dulu….!!”. Pada akhirnya celoteh – celoteh keindahan malam terbentuk, dan muncul lah Karya Allah, keindahan Celoteh malaikat kecil yang dikirim Allah kepadaku, lucu celotehnya, tapi berkesan, panjang lebar, dan membuat waktu semakin cepat berlalu, bahkan waktu 90 menit yang udah membuat argentina kecapeaan pun, berasa bagiku, bentar banget. “hihihi…malaikat kecil salting…salting,…,!!” seandainya dia nyata untukku, dan mempunyai bentuk, tak cubit pipinya”, sayangnya..Allah mengirimkan dia masih dalam setengah nyata, maya, belum sepenuhnya nyata. Tapi, Allah emang Agung, Maha Keindahan, Baru setengah yang dia kirim ke aku, udah menjadikan hatiku seneng e..pol, apalagi Allah ngirim mi setengahnya lagi, sempurna menurutku. Allah, cepet beli “perangko ya”, biar bisa mengirimi malaikat kecil yang setengahnya kepadaku. (berarti aku harus selalu berdoa kepadamu kan Allah?)

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

terima kasih ya malaikat kecil..telah mengubah perasaan hujan malam ini……..

dikiranya aku akan terus – terusan melihat dunia lama, tak tahunya kau , malaikat kecil, memberikan dunia baruku indah, terasa milikku…

aku tersenyum,,,,dan terlelap….indah…

0 comments: