Total Pengunjung Blog

Followers

Popular Posts

Wednesday, March 23, 2011

Dear temen-temen…kali ini andy akan menjelaskan tentang paradigma yang ada dalam farmasis. Adapun paradigma lama disebut sebagai DISPENSING Farmasi, sedangkan new paradigma sering disebut pharmaceutical care. Apa bedanya????

Dispensing pharmacy
(Old paradigma)
Pharmaceutical care
(new paradigma)
inti bisnis hanyalah menjual produk, yakni obat inti bisnis adalah pelayanan (people), dimana semakin banyak pasien maka merupakan suatu indikasi kesuksesan
bring produk to the customer objective is bring ther farmasis to patient—>sebuah pelayanan
decesion tentang pemberian obat.
fokus bisnis adalah pasien diberi obat dengan harga mahal—>untuk besar
fokus pada pasien, maka obat dibeli, sesuai dengan kemampuan pasien
hasil sangat tergantung dengan modal yang ada Praktek pelayanan kefarmasian tidak menyeidakan obat dalam jumlah yang banyak. obat merupakan pendukung pelayanan bukan sebagai inti bisnis. Sehingga Farmasis tidak hanya obat, tapi juga nutrisi dan kosmetik
semua pelayanan yang dilakukan farmasis demi terjualnya produk-produk produk hanya sebagai pendukung pelayanan
sukses diukur oleh jumlah resep yang masuk sukses diukur oelh outcome pasien yang memperoleh hasil terapi sesuai—>jumlah pasien yang dapat ditolong.
tempat dimana praktek diatur untuk display produk-produk. tempat konseling lebih diutamakan
hal yang perul dicatat adalah hal yang menurut persyaratan legal seperti penggunaan obat-obat narkotika pencatatan dokumentasi semata-mata tidak hanya syarat legalitas, namun catatan yang mensuport keperluan pasien dalam praktek seperti medical record card. In american, Farmasis like dokter, have a catetan-catetan sehingga seorang yagn sudah pernah periksa, punya catatan sendiri
klo seseorang berpeyakit terapi lama—>resep iter—>refil, maka scedule refil farmasis untuk bulan berikutnya disediakan sebelum akhir bulan obat bulan yang akan datang , ditentukan oleh hasil terap dalam bulan ini. perlu dilakukan review retrospektif, apakah mungkin saja dosis yang digunakan harus diturunkan,atau obat tidak diberikan lagi, atau malah ganti obat karena alergi dan resisten
berapa banyak orang orang bisa membeli resep/obat. berapa banyak kita punya pasien yang bisa ditolong—>tidak harus sakit, tapi bisa sehat menjadi tetap sehat.

0 comments: