Total Pengunjung Blog

Arsip Blog

Pengikut

Popular Posts

Sabtu, 26 September 2009
Mungkin bagimu sebuah kerinduan hanyalah sebuah permainan kata kata antara aktifitasmu dan kemudian melupakan satu sisi lain kehidupan. TAPi itu bagimu! Bagi sosok yang hidup dinamis serta kaya akan kesibukan spiritual dan material. So What?

Terus terang bagi diriku sebuah kerinduan tak bisa lepas dalam hidupku. Ingin ku selalu diperhatikan dan selalu di No. satukan sebagai orang yang dirindukan. TAPI bukan maksudnya memperhatikanku terus menerus hingga kamu hanya memiliki kesibukan memperhatikanku melainkan membuat seolah – olah diriku serasa selalu diperhatikan sehingga timbul rasa nyaman, tenteram, dan aman. Hi.hi. aku tertawa geli! Kenapa aku seperti cewek za. Busyet. Tapi inilah realita hidupku.

Tapi itu adalah hal idealis dariku, dan yang kuterima bukanlah hal hal yang terlihat mendekati ideal, malahan sebaliknya, menjauhi sebuah ideal. Bahkan lebih sadis dari itu, membiarkan aku hanya bermimpi dengan kerinduan serta pada akhirnya hanyalah Broken. brengsek.dan lebih menyakitkan lagi . Dasar brengsek ! so what !

Sampai disini! Aku selalu berpikir negative, berpikir agar mampu melampiaskan kerinduan ini. Ujung ujungnya selingan Indah Kekasih Utuh sialan. Yeah, selingkuh ! memberanikan diri untuk menjadi laki –laki petualang dalam tanda petik “buaya”. Seperti teman teman lainnya. Contoh aja si T yang dengan begitu bangganya mempunyai 3 cewek dan tindakan itu amatlah rapi. Banyak lainnya, Z,A,R, and D.Brengsek jika wanita wanita itu tau. Aku Tanya kenapa tidak ingin setya, kebanyakan dari mereka berguman dengan bangganya“just fun”.Tentu dan semoga saja ini hanya sebatas pemikiran dari sisi Iblisku untuk Ikut seperti mereka. JUJUR bahwa Niat, kesempatan, waktu, target, dan obyek selalu ada. Namun ujung ujungnya aku mengurungkan atau membuat salah satu factor hilang. Kenapa ? karena aku tidak ingin merusak nilai nilai estetika loyalitas yang sudah tertanam selama 5 tahun n hampir 6 tahun. Biarlah rasa ini hilang begitu saja dengan permintaan maafmu. Sungguh indah bukan, mulia lagi. Atau bisa dikatakan aku pengecut tidak mau kehilangan orang yang aku sayangi. Pengecut sekaligus munafik tidak menghargai hatiku.

Silahkan kalian nyerocos dengan bahasa kalian sendiri or dengan kata kata hati sendiri. Ini hanyalah sekedar hiburan bagi diri kalian. TAPI INGAT jangan sekali – kali menjadi manusia iblis, yaitu manusia yang lebih senang berkomentar penuh dengan ejekan kepada sesama manusia saat mereka berani ungkapkan isi hatinya. Aku sangat benci dengan orang seperti itu, ingin aku injak – injak kepalanya serta kurobek mulutnya. Bebas ber-exspresi bukan berarti menjatuhkan martabat orang lain yang memiliki karya. Bebas ber-exspresi bukan berarti harus menyakiti hati orang lain. Bebas ber-exspresi boleh menggunakan diksi sekehendak hati asal jangan menjadi manusia iblis. Jika tidak bisa komentar dengan baik selebihnya diam.

0 komentar: